fbpx
reflecto
Lantai Hardwood vs Parquet Laminated Wood: Pilih yang Mana Ya?
Lantai Hardwood vs Parquet Laminated Wood: Pilih yang Mana Ya?

Ketika berbicara tentang desain interior, lantai memainkan peran penting dalam menentukan nada, gaya, dan fungsionalitas sebuah ruang. Mulai dari kenyamanan yang nyaman hingga estetika yang kamu pilih, hal ini lah kenapa pemilihan material lantai dapat secara signifikan mempengaruhi tampilan dan nuansa keseluruhan sebuah ruangan. 

Makannya lantai kayu bakalan selalu populer, karena menampilkan kemewahan dan keindahan alami yang memperlihatkan pola yang unik dan warna-warna kaya dari kayu asli, menambah karakter dan pesona pada setiap ruang di rumah.

Kalau soal lantai kayu, lantai hardwood dan parquet laminated wood adalah dua pilihan populer yang menawarkan kelebihan dan pertimbangan yang berbeda. Dengan Reflecto, yuk  telusuri kekuatan lantai hardwood dan parquet laminated wood supaya tau mana yang cocok untuk rumah kamu:

Kekuatan, Secara Umum:

Lantai hardwood menampilkan pesona klasik dan kemewahan, menjadikannya pilihan yang selalu cocok untuk interior tradisional maupun modern. Tersedia dalam berbagai spesies kayu, finishing, dan ukuran papan, lantai hardwood menawarkan fleksibilitas karena kemungkinannya yang tak terbatas. Namun, lantai hardwood rentan terhadap goresan dari kegiatan sehari-hari, seperti: pergerakan furnitur, cakaran hewan peliharaan, bahkan sepatu berhak tinggi. Meskipun finishing berkualitas tinggi dapat memberikan perlindungan, mereka masih dapat menunjukkan tanda-tanda keausan dari waktu ke waktu, jadinya, bakalan butuh perawatan rutin untuk menjaga agar tetap terlihat halus dan sempurna.

Parquet laminated wood, dari segi ketahanan, sangat tahan lama dan tahan terhadap goresan, noda, dan perubahan warna, menjadikannya pilihan ideal untuk rumah tangga sibuk dengan anak-anak dan hewan peliharaan. Permukaannya yang tahan aus dan tahan lama dapat menahan lalu lintas kaki yang padat dan mempertahankan penampilannya selama bertahun-tahun dengan perawatan minimal, hal ini karena teknologi laminasi yang menjadi tameng yang melindungi permukaan lantai sehingga bersifat keras dan memiliki pori-pori yang sangat minimal.

Sensitivitas terhadap Perubahan:

Lantai hardwood sensitif terhadap perubahan tingkat kelembaban, yang dapat menyebabkan kayu mengembang, menyusut, melengkung, atau kempis. Kelembaban berlebih dari tumpahan, kebocoran, atau kelembaban udara tinggi dapat merusak serat kayu dan finishing, menyebabkan noda yang tidak menarik dan ketidaksempurnaan pada permukaan. Menjaga tingkat kelembaban dalam ruangan tetap konsisten haraus selalu dilakukan agar lantai hardwood bisa tahan lebih lama.

Tidak seperti lantai hardwood yang rentan terhadap kerusakan akibat kelembaban, Parquet laminated wood umumnya lebih tahan terhadap air dan kelembaban karena teknologi laminasinya yang akan menahan kelembaban pada bagian “luar” lantai. Hal ini membuatnya cocok untuk area seperti dapur, kamar mandi, dan ruang bawah tanah di mana tingkat kelembaban dapat berfluktuasi.

share:


recent post :

The Importance of Color Palette in Interior Design
Pentingnya Colour Palette dalam Desain Interior
Meningkatkan Kenyamanan dan Gaya: Menjelajahi Kacafilm yang Luar Biasa